Jangan Pelit Mendoakan

by - 4:48 PM


Hari ini adalah pelantikan presiden terpilih Republik Indonesia, Bapak Jokowi  beserta wakilnya K.H. Ma’ruf Amin. Mereka berdua terpilih untuk bekerja keras ‘mengayomi dan memajukan Indonesia’ pada masa bakti 2020-2024. Bagi pak Jokowi sendiri ini adalah kesempatan untuk melaksanakan serta menyelesaikan sejumlah amanat rakyat yang membutuhkan aktualisasi lebih dari 4 tahun.
Kemenangan beliau diekspresikan dengan banyak cara oleh masyarakat, meski tak ditampik kekecewaan dari sebagian masyarakat juga mewarnai euforia kemenangannya. Tapi sebagai warga negara yang cinta Indonesia dan sebagai muslim yang mengimani agama Islam sebagai aplikasi dari pancasila sila pertama, maka kita wajib taat dan patuh kepada bapak presiden terpilih, jelas selama tidak berbenturan dengan syariat agama. Semoga saja.
Jika masih ada rasa kecewa atas keputusan hasil pemilu ini, maka kita perlu berkontemplasi. Tidaklah suatu hal di dunia ini terjadi melainkan atas izin Allah, sebesar apapun usaha telah dilakoni. Dan sungguh Allah jauh lebih tahu dari segala hal yang ada dalam benak kita. Bisa jadi, akan banyak kejutan yang akan terjadi dimasa mendatang untuk negeri tercinta. Dan bukankah kita juga melihat dukungan pak Prabowo untuk turut menyukseskan kepemimpinan pak Jokowi-Amin belum lama ini? Ya, semata-mata karena cinta yang besar untuk negeri ini sehingga kolaborasi dan dukungan satu sama lain keduanya menjadi penting untuk menjaga keutuhan negeri ini.
So, sebagai warga negara yang baik mari kita pupuk prasangka yang baik-baik. Sebab apa yang terlanjur menjadi mindset negatif, bukan tidak mungkin akan menjadi kenyataan dikemudian hari. Jika kita seorang pelajar, maka mari belajar dengan baik dan memaksimalkan masa muda serta kesempatan yang ada dengan penuh kesungguhan, agar dalam empat tahun ke depan kita bisa ikut berkontribusi dengan keahlian masing-masing untuk memajukan negeri ini. *tantangan parah ini mahhh hiks... T.T

Cukup galau-galaunya, mari kita move on dan jangan lupa untuk mengirimkan meski secarik doa untuk kepemimpinan jilid II pak Jokowi. Semoga Indonesia semakin sejahtera dari sabang sampai merauke, hukum dapat ditegakkan dengan adil, dan transparansi kinerja pemerintahan semakin jauh dari kata abstrak. Ya, meski hanya secarik doa sebab menjadi pemimpin bukan perkara mudah disebabkan beratnya amanat yang diembannya. Kita pun belum tentu bisa melaluinya. Apabila dzalim maka sang pemimpin akan ditagih Allah dihari akhir, namun apabila dia amanah maka kelak di akhirat akan memperoleh naungan Allah (1). Yuk, kita dengan setulis hati turut mendoakan dan mendukung pemerintah untuk menyukseskan amanah rakyat terlebih apa yang sudah beliau janjikan selama masa kampanye kemarin ^^ Hidup Indonesia, Merdeka!
Referensi
1. Tuasikal MA. 2014. Hati-hati dengan kekuasaan, itu amanat. https://rumaysho.com/7034-hati-hati-dengan-kekuasaan-itu-amanat.html. Diakses Oktober 2019.


#OneDayOnePost
#ODOPBatch7

You May Also Like

0 komentar

Blog Archive

Entri yang Diunggulkan

Ibrah: Orang-orang Pergi. Apakah Mereka Kembali?

Bismillah. Kepergian itu sulit. Tapi, kehilangan lebih sulit lagi. Mengapa orang-orang harus saling meninggalkan? Jawabannya membawa saya...

Nobody's perfect

Pengikut